Ribut Ribut Sholat Jumat

Isu agama memang selalu dan terlalu sensitif untuk dibahas. Terlalu mudah untuk membuat gaduh.

"Pak jokowi ini, sholat jumat kok dilarang."

Terlalu bosan sudah mendengar pernyataan diatas beredar di kalangan masyarakat agamis yang terbelakang secara pengetahuan.

Ya kalau mau ngomong itu mikir dulu, dimana dan kapam pemerintah melarang sholat jumat?

Justru himbauan tersebut berasa dari surat edaran Majelis Ulama Indonesia. Dan hal itu pun hanya berupa himbauan bukan sebuah larangan.

Sampai saat ini belum mendengar adanya pelarangan sholat jumat.

Ketika himbauan tidak dita'ati maka pemerintah lah yang memberikan sanksi tegas.

"Orang beribadah kok dibubarin."

Harusnya kita juga berpikir. Mereka, MUI dan pemerintah sudah menghimbau dengan baik. Kita kok mau maksa disaat keadaan berbahaya.

Mereka yang memaksa. Bahkan bentrok dengan petugas ketika akan sholat jumat malah mereka lah yang tidak dapat pahala.

Di dalam agama ada yang namanya taat kepada ulil amri atau pemimpin pemerintahan. Taat tidak hanya berkaitan dengan ulama nya saja.

Ulil amri adalah penyambung tangan sebagai orang yang diberi allah tanggung jawab untuk memimpin suatu wilayah.

Cukup sudah ribut ribut soal sholat jumat.

Yang mau sholat silahkan. Selama pemerintah daerahnya memperbolehkan dan selama daerahnya tidak termasuk daerah yang masuk zona merah covid 19.

Yang melaksanakan sholat jumat bagus selama sesuai catatan diatas. Yang tidak sholat jumat pun ada ulama yang memperbolehkannya selama wabah covid 19 ini belum selesai.

Mari kita jaga hati jaga pikiran dan kebersihan lingkungan. Tidak usah saling menyalahkan.


Share: